Substansi Peradaban Islam Terletak pada Ilmu

Substansi Peradaban Islam Terletak pada Ilmu

Wordpress.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peran pemuda tidak terbatas dalam bidang kemiliteran, tapi juga keilmuan. Justru, tradisi ilmu inilah yang giat dikembangkan oleh para pemikir dan cendekiawan zaman dulu. Ibnu Khaldun dalam kitabnya Muqaddimah mengatakan, substansi peradaban Islam terletak pada ilmu. Semua peradaban besar dalam sejarah selalu diawali dengan kebangkitan tradisi ilmu.

Tradisi ilmu yang dibangun Islam tidak sama dengan tradisi ilmu Barat yang sekuler. Jika menilik tradisi pendidikan Islam sejak masa Rasulullah, ada satu fondasi dasar yang wajib dibangun lebih dulu sebelum memasukkan berbagai ilmu-ilmu modern. Dasar itu adalah ilmu Alquran. Seperti kata Imam Syafi'i dalam Diwan al-Imam as-Syafi'i, "Demi Allah, hakikat seorang pemuda adalah dengan ilmu dan takwa. Jika kedua hal itu tiada padanya, tak bisa disebut pemuda."

Tradisi ilmu itu dilakoni langsung oleh Imam Syafi'i semasa muda. Imam Syafi'i telah menghafal Alquran pada usia sembilan tahun. Setahun kemudian, ia telah hafal kitab al-Muwatha karangan Imam Malik. Imam Syafi'i juga menekuni bahasa dan sastra Arab. Kecerdasan inilah yang membuat Imam Syafi'i dalam usia belasan tahun telah duduk di kursi mufti Kota Makkah. Ia menjadi rujukan dalam berbagai persoalan umat sejak muda.

Salah satu pembeda antara pemuda zaman dulu dan pemuda hari ini terletak pada tingkat kematangan. Muhammad al-Fatih sudah memimpin sebuah ekspedisi besar pada usia 21 tahun. Pada usia yang sama, pemuda kita hari ini masih berkutat dengan tugas-tugas kuliah atau kegalauan hidup.

Generasi Muslim semakin 'manja' atau dimanjakan dengan berbagai kemudahan teknologi. Kita dihadapkan pada pertanyaan, bagaimana mencetak pemuda-pemuda dengan tingkat kematangan tinggi pada usia relatif muda?




Sumber : Republika

Comments

  1. Businesses are erasing the boundaries between nations and as a outcome,
    communication act the requisite role in expanding your reach as entrepreneur.
    Communication, in this be important, is the knack to convert between any lingua franca
    doublet there is and the transfiguration services explode has made it even easier.

    You legitimate have to persuade unwavering the circle you depute your decipherment offers adequate help, which can be verified by checking the reviews of the special one.

    ReplyDelete
  2. Good day! Wonderful piece of writing! I appreciate the way illustrated Substansi Peradaban
    Islam Terletak pada Ilmu - Page 2. At some point I’ve
    found out beneficial piece of content information on Substansi Peradaban
    Islam Terletak pada Ilmu - Page 2! Events of search engine are gone for
    good presently. Thanks a ton, article! You’ve succesfully done a good workplace.

    Make sure that have a nice technique! I wish to become nearly
    at create though you, but it’s in no way the little cup of
    tea .
    Should there be confirm extremely provide, I would recommend highly
    this key fact team http://www.youtube.com. Most people come up with outstanding evaluates within the
    common via the web producing internet sites

    ReplyDelete
  3. Whats up! Great comment! I prefer the method detailed Substansi Peradaban Islam Terletak pada Ilmu - Page 3.
    Effective job, friend. I always love usually capable at content.

    I’m a little bit green because I can’t pen as good as anyone.

    Writing articles behavior manufactures me personally weep as
    well as the worried since i necessarily need to create articles substantially thanks to our modern content rich model .


    Considering this amazing, I couldn’t envisage i'm looking to deal with the
    circumstance without the internet josephcaldwell.skyrock.com.

    In-depth overviews of the most popular from the
    internet publishing businesses should help every single single user for you to choose an appropriate
    business enterprise

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tim Barzah Bantu Evakuasi Jenazah Tenggalam di Danau

Kisah Ade, Mantan Kuli Pasar yang Jadi Penulis Buku