Konferensi PCINU Korea Tegaskan Antiradikalisme

Konferensi PCINU Korea Tegaskan Antiradikalisme

dok. PCINU Korea Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, KOREA SELATAN -- Sebanyak 300 anggota Nahdatul Ulama (NU) hadir pada Konferensi ke-3 Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama (PCINU) Korea Selatan yang berlangsung di Incheon, Ahad (8/10). Konferensi berhasil memilih Mahdi Ar-rasyid, buruh migran Indonesia asal Indramayu sebagai Ketua PCINU Korea periode 2017-2019.

Duta Besar RI, Umar Hadi dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga silaturahmi antar sesama WNI di Korea. Tanpa silaturahmi, maka masa depan bangsa tidak akan cerah.

Semangat menjaga tali silaturahmi dan sukarela kumpul dalam wadah NU begitu tinggi. Saya sangat terharu sekaligus senang. Masa depan Indonesia akan lebih baik jika melihat wajah anak-anak yang ada disini. ujar Umar Hadi dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (8/10).

Umar Hadi berharap agar PCINU dijadikan sebagai kendaraan dan pendorong untuk menjadikan semua anggotanya dan seluruh WNI di Korea berhasil baik di dunia maupun akhirat. PCINU juga didorong sebagai pemersatu dan pemecah masalah dengan cara merangkul semua orang.

Ketua PCINU terpilih, Mahdi Ar-rasyid menyatakan siap melaksanakan pesan Dubes Umar Hadi tersebut. Mahdi juga menyerukan agar semua anggota menjaga aqidah agar terhindar dari paham-paham radikal.

Program PCINU Korea ke depan antara lain menjaga aqidah teman-teman NU agar tetap mengedepankan Islam rahmatan lil alamin dan menjauhi paham radikal.

"Selain itu, kami akan terus mendorong agar fokus kerja dan mempersiapka calon purna TKI agar siap membuka usaha sendiri saat kembali ke Indonesia, kata Mahdi.

Sebagaimana di berbagai acara yang melibatkan WNI, Umar Hadi selalu menekankan pentingnya bagi setiap buruh migran Indonesia untuk memperhatikan keselamatan kerja. "Tolong fokus, jaga kesehatan, makan yang benar dan saling mengingatkan agar kita terhindar dari kecelakaan kerja. Apabila terdapat hal-hal yang tidak memenuhi kriteria keselamatan kerja silahkan dilaporkan ke KBRI," ujar Umar Hadi.

PCINU merupakan organisasi cabang NU di Indonesia. Organisasi ini mulai berdiri sejak 2015. Saat ini, PCINU beranggotakan sekitar 2.000 orang.




Sumber : Republika

Comments

Popular posts from this blog

Tim Barzah Bantu Evakuasi Jenazah Tenggalam di Danau

Kisah Ade, Mantan Kuli Pasar yang Jadi Penulis Buku